Alot, Negosiasi Brawn-Button

Alot, Negosiasi Brawn-Button

- Sport
Minggu, 25 Okt 2009 01:53 WIB
Alot, Negosiasi Brawn-Button
Jakarta - Meski sama-sama masih ingin meneruskan kerjasama, negosiasi antara Jenson Button dan Brawn GP berlangsung alot. Tim peraih titel konstruktor di musim ini itu pun masih bisa kehilangan sang juara dunia baru.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, beberapa saat setelah berhasil mengamankan titel juara musim ini Button mengatakan bahwa dia tidak ingin berganti tim di musim depan. Bak gayung bersambut, Brawn pun juga ingin meneruskan kerjasama dengan pembalap asal Inggris itu.

Namun untuk mewujudkan hal tersebut rupanya tidak semudah membalikkan telapan tangan. Button yang kini berpredikat sebagai juara dunia menuntut gaji yang lebih besar dari yang diterimanya di musim ini di mana permintaan itu sampai sekarang masih belum dikabulkan Brawn.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut manajer Button, Richard Goddard pihaknya sebenarnya telah memberitahukan kepada Brawn untuk memperpanjang kerjasama. Namun ternyata sampai sekarang tim yang dimiliki oleh Ross Brawn tersebut belum juga bertindak lebih lanjut.

"Brawn sebenarnya dapat menyelesaikan permasalahan ini sejak beberapa pekan yang lalu, namun sampai sekarang belum ada apa-apa," tukasnya di BBC.

"Kami telah mencoba melakukan negosiasi dengan mereka. Sudah jelas bahwa ia (Button) ingin bertahan."

Lebih lanjut Goddard mengatakan bahwa jika Brawn tidak juga menunjukkan inisiatif untuk menuruti keinginan kliennya, bukan tidak mungkin Button akan berlabuh di tim lain pada musim 2010.

"Jika mereka telah menyepakati kontrak tidak akan ada lagi spekulasi. Adapun spekulasi akan terus berkembang sampai Brawn benar-benar menyodorkan kontrak tersebut."

"Masih banyak tawaran menarik lain yang tersedia, jadi terserah Brawn saja untuk mau menawarkan kontrak atau tidak," lanjut Goddard.

Dilaporkan Button meminta gaji yang sama seperti yang diterimanya saat Brawn masih bernama Honda. Ia dulunya berpendapatan delapan juta poundsterling, sebelum akhirnya diturunkan menjadi lima juta poundsterling saja dalam surat kontraknya dengan Brawn.

Menanggapi hal ini Bernie Ecclestone ikut-ikutan menyudutkan Brawn. Supremo F1 tersebut mengatakan bahwa jika tetap tidak mau menaikkan gaji Button, Brawn merupakan tim baru yang tidak tahu diuntung.

"Saya pikir mereka sedikit arogan dengan mengingat berapa lama mereka berada di Formula 1. Mereka harus ingat bahwa mereka baru saja di olahraga ini tidak kurang dari 10 menit asaja," tandasnya kepada Mirror.
(din/roz)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads