Beban Berat di Pundak Senna

Beban Berat di Pundak Senna

- Sport
Selasa, 03 Nov 2009 02:00 WIB
Beban Berat di Pundak Senna
Jakarta - Bruno Senna baru akan menjalani debutnya di Formula 1 musim depan. Namun belum apa-apa, dia sudah mendapatkan ekspetasi tinggi terkait dengan nama keluarga yang disandangnya.

Seperti telah diberitakan sebelumnya, Campos Meta telah sepakat untuk menunjuk jasa Senna untuk kompetisi 2010. Hal tersebut sekaligus akan mengakhiri karir pembalap berusia 26 tahun itu di kompetisi GP2, yang saat ini sedang dijalaninya.

Meski baru akan menjalani debutnya di ajang 'Jet Darat' bukan berarti Senna boleh bersantai sembari mengharapkan permakluman di tahun pertamanya. Ada pun dia dituntut untuk sebisa mungkin meraih hasil terbaik, demi menjaga nama klan yang ada padanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Senna merupakan keponakan dari pembalap legendarisΒ  F1, Ayrton Senna yang pernah tiga kali mengamankan gelar juara dunia sebelum karirnya di dunia balap harus berakhir dengan kematian setelah mengalami tabrakan di GP San Marino tahun 1994.

Saya berharap Bruno dapat melaju cepat karena sialnya dia mendapatkan beban berat di pundaknya," tutur Sir Frank Williams, bos terakhir dari Ayrton Senna di The Sun.

"Saya mendoakan yang baik untuknya. Sangat penting bagi keluarganya jika dia dapat melakukan hal yang bagus," lanjutnya.

Sebelumnya, Ross Brawn yang pernah menguji Senna di musim dingin lalu, mengatakan bahwa pembalap asal Brasil itu harus dapat menjaga reputasi dari klan yang ia bawa.

"Cukup penting baginya untuk melakukan hal yang bagus karena dia memiliki nama (keluarga)yang harum. Namun akan sangat disayangkan jika dia tidak dapat melakukannya," teran Brawn kala itu.

(krs/arp)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads