Toyota memulai debutnya di balapan jet darat saat tampil di GP Australia tahun 2002. Karena terimbas hantaman krisis keuangan global, tim yang bermarkas di Cologne, Jerman, itu akhirnya resmi memutuskan mundur beberapa saat lalu.
Dalam tujuh tahun berkiprah, sayangnya tak ada prestasi besar yang bisa didapat. Raihan terbaik tim tersebut adalah finis di posisi empat klasemen akhir musim 2005.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya mengajukan permintaan maaf yang mendalam kepada banyak fans karena tak mampu meraih hasil yang sudah ditargetkan," ungkap Presiden Toyota, Akio Toyoda seperti diberitakan Reuters.
Toyota nyaris meraih kemenangan pertamanya di awal musim 2005 saat mereka terbukti mampu menjadi penantang Renault di seri-seri pembuka. Namun kala itu Jarno Trulli harus puas finis di posisi dua.
Toyota juga jadi salah satu tim papan atas di awal musim, setelah diuntungkan karena menjadi salah satu tim yang memakai difuser bertingkat yang sempat mengundang kontroversi. Namum mereka tetap tak mampu memaksimalkannya untuk meraih kemenangan.
(din/roz)











































