Button yang musim ini diantarkan Brawn GP menjadi kampiun F1 baru saja diumumkan sebagai pembalap McLaren untuk musim depan. Di sana, si pembalap Inggris akan menjadi rekan satu tim Lewis Hamilton yang satu negara dengannya.
Keberadaan Hamilton itulah yang membuat Stewart berpandangan bahwa Button akan dalam posisi tertekan dan tidak bisa seleluasa seperti kala membalap untuk Brawn GP. Masa-masa sulit bukan tak mungkin menanti Button.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alonso pernah bergabung dengan McLaren pada tahun 2007. Tapi kerjasama hanya berlangsung semusim karena hubungan Alonso dengan Hamilton kurang harmonis.
"Fernando tak bisa menghadapi Hamilton dan aku pikir Lewis bakal ingin mempertahankan posisinya yang menonjol dalam tim. Jika saja Button tetap di Brawn, aku pikir dia akan mendapat keuntungan atas calon rekan potensialnya, Nico Rosberg," urai juara dunia F1 musim 1969, 1971 dan 1973 itu.
Dengan pindah ke McLaren, maka Button tak pelak ditantang untuk mempersiapkan diri menghadapi rivalitas internal dengan rekannya sendiri. Ini sedikit banyak bisa mengurangi peluangnya mempertahankan gelar juara dunia.
"Kita sedang melihat dua orang yang sama-sama ingin jadi nomor satu. Aku pikir ini adalah sebuah kesalahan untuk Button," simpul Stewart.
(krs/arp)











































