Briatore dihukum seumur hidup tidak boleh terlibat di kancah jet darat, usai dinyatakan sebagai pihak yang bertanggungjawab atas skandal pengaturan GP Singapura 2008.
Pertengahan Oktober silam, Briatore mengatakan bakal menempuh jalur hukum untuk membatalkan hukuman dari FIA tersebut ke pengadilan di Paris, kota di mana FIA membuat keputusan-keputusan seputar skandal pengaturan balapan oleh Renault pada GP Singapura 2008.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketika Briatore memutuskan mundur dari Renault, ia menanggung tanggungjawab moral atas kesalahan tersebut. Namun ia tidak ingin dihukum atas sesuatu yang tidak ia lakukan," lanjut Ouakart.
Briatore juga meminta ganti rugi sebesar 1,5 juta dolar AS kepada FIA atas kasus ini.
Langkah hukum juga ditempuh oleh Pat Symonds, mantan chief engineer Renault yang juga meminta agar hukuman lima tahun larangan berkecimpung di F1 dari World Motor Sport Council FIA dicabut. Symonds meminta ganti rugi 750 ribu dolar AS.
Keputusan pengadilan soal pengaduan Briatore-Symonds diharapkan akan keluar pada 5 Januari.
(nar/roz)











































