Setelah tak lagi dipakai Ferrari, Raikkonen belum memiliki tim untuk musim 2010 nanti. Ketertarikannya membela McLaren pun kandas karena tim itu lebih memilih Jenson Button.
Seiring dengan hal tersebut, juara dunia 2007 itu pun mencetuskan niatan untuk absen dulu dari 'Jet Darat' selama satu musim ke depan. Namun, Prost wanti-wanti bahwa Raikkonen harus yakin benar dan siap jiwa-raga sebelum melakukannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan kondisi tersebut, boleh jadi kebugaran Raikkonen malah akan terbengkalai di masa istirahatnya sehingga bikin dia lebih sulit berkompetisi lagi jika nanti ingin kembali ke F1.
"Saat Anda istirahat satu tahun, Anda harus sangat serius dan sudah mempersiapkan semuanya masak-masak, baik fisik mau pun mental," lugas Prost.
Terrhadap karakteristik Raikkonen sendiri, Prost menilai kalau si Manusia Es memang cenderung individual sehingga sulit bekerjasama dalam tim. Tapi itu tak mengubah fakta bahwa dia punya kemampuan luar biasa.
"Terkadang dia sulit bekerja dalam tim. Beberapa orang di Ferrari kurang menyukai keberjarakannya dengan para teknisi. Dia tetap saja pembalap hebat. Tapi mungkin sulit baginya membuat oran yang sudah kurang sreg dengannya untuk bisa kembali mempercayainya lagi di tahun 2011," demikian Prost.
Pria asal Prancis tersebut pernah memutuskan beristirahat dari F1 tahun 1992 sebelum kembali lagi di tahun 1993. Dia menyabet gelar juara dunia nomor empatnya di tahun itu, kemudian benar-benar pensiun dari F1.
(krs/arp)











































