McLaren Pelihara Persaingan Button-Hamilton

McLaren Pelihara Persaingan Button-Hamilton

- Sport
Senin, 30 Nov 2009 03:01 WIB
McLaren Pelihara Persaingan Button-Hamilton
Woking - Dua pembalap Inggris yang jadi jawara F1 dua musim terakhir kini sama-sama membela McLaren sehingga diprediksi bisa memicu rivalitas internal. Tapi bos McLaren Martin Whitmarsh yakin bahwa persaingan tetap bisa berbuah manis.

McLaren membuat gebrakan dengan merekrut Jenson Button dari Brawn GP di akhir musim 2009, yang juga dimenangi oleh Button. Ini membuat dia akan berpasangan dengan Lewis Hamilton yang jadi juara dunia semusim sebelumnya.

Berpasangannya dua pembalap tersebut mencuatkan kekhawatiran akan munculnya persaingan internal sebagaimana yang terjadi di McLaren saat diperkuat Ayrton Senna dan Alain Prost pada dekade 80-an dan kemudian Hamilton saat dipasangkan dengan Fernando Alonso tahun 2007.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Whitmarsh tak sepaham dengan anggapan tersebut dan punya penilaian sendiri. Menurutnya, McLaren akan mampu menangani kedua pembalapnya itu musim depan dan semangat rivalitas yang ada cuma akan berdampak positif untuk tim.

"Sebagai sebuah kesatuan, kami yakin bahwa kami akan mampu memenuhi harapan dan keinginan para pembalap kami," ujar dia di Autosport.

"Lewis dan Jenson sama-sama juara dunia, mereka tahu butuh apa untuk menang dan saya yakin mereka akan termotivasi untuk saling mengalahkan. Adalah tugas saya untuk membuat persaingan itu mendatangkan hasil bagus untuk tim," imbuh Whitmarsh.

Problema tersebut dia sebut niscaya akan dinilai merepotkan untuk tim-tim lain, tapi McLaren justru menyambutnya dengan positif. Whitmarsh pun menjamin bahwa dirinya tak bakal membuat larangan ini-itu untuk kedua pembalapnya dalam bersaing.

"Kami punya problem yang menyenangkan! Kami punya dua individu luar biasa yang akan bersaing sengit tapi tahu benar pentingnya kerjasama. Mereka adalah pemain tim luar biasa."

"Tugas saya adalah mengurus naluri pembalap itu, bahwa mereka ada di sana untuk saling membalap dan satu-satunya instruksi yang akan mereka terima dari saya hanyalah untuk saling menghormati di lintasan. Selain daripada itu, mereka bebas untuk membalap," tandas Whitmarsh.

(krs/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads