Hal tersebut diisyaratkan bos Citroen, Olivier Quesnel, menanggapi mulai ramainya isu si "Manusia Es" akan mengisi kevakumannya sebagai pilot jet darat menjadi seorang pereli.
"Belum ada kesepakatan, dan bahkan saya pun belum pernah berbicara dengan Raikkonen di telepon. Tapi ini memang lebih dari sekadar rumor. Ini sebuah kemungkinan yang nyata," ungkap Quesnel kepada radio Prancis yang dikutip F1live.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria 30 tahun itu melakukan debutnya di cabang motosport tersebut di Reli Arctic Lapland pada Januari 2009, dan finish di posisi 13 dengan mobil produksi Fiat, Abarth Grande Punto S2000. "Apa yang dia lakukan di sana sungguh menawan," puji Quesnel.
Raikkonen juga telah menjajal seri World Rally Championship (WRC) di Finlandia, 30 Juli sampai 2 Agustus silam. Dia sempat berada di posisi tiga besar di grup N dan finish keseluruhan di urutan 16, sebelum mengalami insiden di etape terakhir di hari Sabtu.
Meski tertarik, tapi Quesnel mengisyaratkan bahwa Raikkonen tidak langsung disandingkan dengan juara dunia Sebastien Loeb, melainkan ditempatkan di "tim yunior", namun dengan spesifikasi penuh mobil C4.
(a2s/roz)











































