Button Sedih tapi Antusias

Button Sedih tapi Antusias

- Sport
Selasa, 08 Des 2009 23:18 WIB
Button Sedih tapi Antusias
Jakarta - Jenson Button mengaku sedih meninggalkan Brawn GP ke McLaren. Tapi juara dunia 2009 itu juga antusias dengan tantangan baru yang sudah menantinya.

Kisah Button musim lalu bak sebuah drama. Sempat nyaris tak bisa membalap di awal musim, dia lantas bukan hanya bisa membalap lagi tapi bahkan jadi juara dunia F1, sebuah kebanggaan tertinggi untuk seorang pembalap 'Jet Darat'.
Β 
Usai sampai ke "puncak", Button rupanya butuh tantangan baru. Maka dari itu dia pun menuju McLaren untuk berpasangan dengan sesama pembalap Inggris Lewis Hamilton.

"Itu sesuatu yang aku rasa perlu dilakukan dalam karirku. Semuanya selalu ditujukan untuk memenangi kejuaraan dunia sebagaimana mestinya dengan Honda atau Brawn, kami sudah mencapai itu di tahun 2009," urai Button di Autosport.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mungkin tidak sedikit orang yang menilai Button tak tahu berterimakasih karena meninggalkan Brawn yang sudah mengantarnya jadi juara dunia. Apalagi kubu tim yang kini menjelma jadi Mercedes GP itu mengaku sudah berusaha menyodorinya kontrak baru.

Akan tetapi, Button dengan diplomatis menyatakan bahwa sebuah kisah, bahkan yang terindah pun, pada akhirnya akan berakhir. Itulah yang terjadi antara dirinya dan Brawn GP.

"Aku sangat antusias (dengan masa depan), tapi juga sedih meninggalkan sebuah tim yang sudah sangat dekat denganku selama tujuh tahun. Tapi semua hal bagus akan tetap berakhir dan kami mengakhirinya di puncak," lugas Button.


(krs/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads