Bulan lalu, Mallya, memastikan kalau Force India akan turun di ajang Formula 1 musim depan dengan line up sama seperti musim lalu. Duet Adrian Sutil dan Vitantoni Liuzi akan dipakai jasanya kembali.
Catatan sedikit untuk Liuzi adalah pembalap pengganti Giancarlo Fisichella yang pindah ke Ferrari, Sebelumnya status Liuzzi adalah test driver.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Maka Mallya pun merencanakan membuat seleksi lewat kejuaraan gokart untuk para anak muda yang menggilai dunia balap di sana. Mallya mungkin terinspirasi dari para pembalap dunia macam Michael Schumacer, Felipe Massa dan dua juara dunia di dua tahun terakhir, Lewis Hamilton dan Jenson Button, yang mengawali karirnya dari gokart.
"Tim ini diisi non India sekarang namun aku akan mulai mencari orang India. Walaupun kenyataan lebih banyak tim balap India dari pada pembalap India. Aku akan mulai mencari pembalap muda India, menginvestasikan dana dalam pencarian dan pelatihan bakat muda yang bertalenta," janji Mallya di ESPN.
"Kami akan memulai program pencarian talena lokal melalui sirkuit gokart dalam waktu tiga-empat bulan ke depan," pungkasnya.
Nihil poin pada musim pertamanya di ajang Formula 1 tahun lalu, Force India mencetak hasil sensasional ketika Fisichella mencapai podium runner up di GP Eropa. Di seri berikutnya di Italia giliran Sutil membukukan poin pertamanya untuk Force India saat finish di urutan keempat. Liuzzi yang tampil di lima seri terakhir, capaian terbaiknya adalah finish di peringkat 11 di Jepang.
(mrp/roz)











































