Schumi: Dominasi Lagi? Tak Masalah
Senin, 05 Apr 2004 07:31 WIB
Jakarta - Menang adalah selalu menyenangkan. Itu sebabnya Michael Schumacher mengaku tak terlalu memusingkan ketakutan banyak orang bahwa dirinya dan Ferrari bakal dominan lagi.Schumi, yang sedang meniti jalan menuju tangga juara lima musim berturut-turut, masih saja menyebut suksesnya di GP Bahrain dengan kalimat, βIni sebuah hasil yang dimimpi-mimpikanβ, sementara banyak orang bermimpi Ferrari tidak terlalu dominan lagi.Pembalap Jerman itu kembali tampil sebagai juara di seri ketiga di Sakhir, Minggu (4/4/2004). Sebelumnya, di dua seri sebelumnya (Australia dan Malaysia), Schumi juga selalu naik podium teratas. Schumi, ditambah performa yang baik pula dari Rubens Barrichello, plus ketangguhan F2004, membuat trauma 2002 kian membayang di depan mata.βOrang mungkin membandingkan ini dengan musim 2002, tapi jujur saja aku tak punya masalah dengan itu,β cetus Schumi. βJalan masih panjang dan kami mesti selalu siap menghadapinya. Yang lain juga pasti akan meningkatkan permainannya.βDirektur teknis Ross Brawn, seperti biasa, berkomentar merendah. βIni adalah permulaan musim yang fantastik bagi kami. Tapi salah salah karakteristik tim ini adalah menjaga agar kaki tetap menjejak tanah dan tak pernah menjaminkan apa-apa.βTapi apa boleh buat. Bahkan salah satu rival yang disebut-sebut paling berpeluang mengalahkan Schumi, Juan Pablo Montoya, pun terkesan tak terlalu optimis. βJelas sudah bahwa saat ini kami tidak cukup kencang untuk mengejar Ferrari,β ujar pembalap Wililams itu. Yang membesarkan hati Montoya cuma keunggulan timnya dibanding tim-tim lain di luar Ferrari. βKami adalah yang tercepat dibanding tim-tim lain yang memakai ban Michelin, dan ini penting sekali buat kami,β tandasnya. Ferrari didendaSukses Ferrari di Sakhir sedikit terusik dengan keputusan panitia lomba yang menjatuhkan denda sebesar US$ 10 ribu kepada Rubens Barrichello yang meninggalkan pit-nya terlalu cepat, sehingga berisiko bertabrakan dengan Jarno Trulli dari Renault.βWaktu melihat dia, aku sebenarnya sudah menginjak rem untuk menghindar karena dia terus melewatiku. Timku bilang agar terus melaju karena aku mungkin sudah terkena penalti karenanya. Aku sedikit cemas tapi sama sekali tak bermaksud memblok Jarno,β kilah Barrichello. (a2s/)











































