Adalah Mercedes GP yang kuat diprediksi akan menjadi tim terbaru Schumi jika dia benar memutuskan comeback musim depan. Meski saat ini belum ada konfirmasi resmi dari pihak Schumi, pernyataan Luca di Montezemolo beberapa waktu lalu menjadi indikator kuat kalau mantan pembalap Ferrari itu betul akan menekuni kembali profesi sebagai pilot F1.
Meski sudah menjadi juara dunia sampai tujuh kali, tak berarti Schumacher bakal mudah beradaptasi kembali dengan kompetisi tersebut. Nico Rosberg, yang sudah lebih dulu dikontrak Mercedes GP, merasa kalau Schumi butuh perjuangan lebih saat memutuskan kembali ke F1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat Anda keluar dari F1 untuk durasi yang panjang, akan butuh waktu untuk terbiasa dengan sebuah musim baru, itu bukan masalah yang sederhana," lanjut pembalap yang juga asal Jerman dan musim lalu terdaftar sebagai driver Williams itu.
Rencana kembalinya Schumacher ke lintasan F1 sesungguhnya sudah muncul sejak pertengahan musim lalu. Pria yang Januari mendatang akan berusia 41 tahun itu sempat diproyeksikan sebagai pengganti Felipe Massa saat pembalap Ferrari itu mengalami kecelakaan di GP Hongaria.
Namun masalah kesehatan menjadi kendala yang kemudian membatalkan kembalinya Schumi ke dalam kokpit The Prancing Horse.
(din/nar)











































