Seperti diberitakan ESPN F1, laporan keuangan yang disusun lembaga bernama Formula Money menyatakan bahwa keuntungan F1 musim ini adalah 4,6 milyar dolar AS (43,8 triliun rupiah). Angka ini lebih rendah 200 juta dolar AS (1,9 triliun rupiah) dibanding tahun 2008.
Mundurnya pabrikan Honda membuat F1 kehilangan investasi sebesar 350 juta dolar AS. Ada pun pengeluaran tim tahun ini, seiring dengan kebijakan F1 untuk melakukan penghematan, adalah 1,1 miliar dolar AS. Angka itu 500 juta dolar AS lebih renda dibandingkan musim sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu ada peningkatan di pos sponsorship untuk F1. Kesepakatan baru dengan pabrikan LG Electronics dan industri hiburan Universal Music yang senilai 102 juta dolar AS, menaikkan pendapatan sebesar 79 persen.
Sementara itu dari hak siar televisi juga mengalami kenaikan sebesar 18 persen. Ada pun nilai hak siar adalah 450 juta dolar AS.
Pos lain yang mengalami kenaikan adalah race fee, meski balapan musim ini hanya mementaskan 17 seri atau satu seri lebih sedikit dari sebelumnya. F1 mencatat pendapatan dari race fee tahun ini sebesar 448 juta dolar AS atau naik 11 persen dibanding tahun lalu. (nar/din)











































