Di antara empat tim baru F1, cuma US F1 yang masih adem ayem. Padahal, tim Campos Meta, Lotus dan Virgin Racing sudah sibuk mengumumkan line up pembalap, sponsor, dan rencana-rencana tahun depan.
Keraguan pun muncul apakah US F1 bakal siap saat lomba pertama digelar di Bahrain, medio Maret mendatang. Namun Direktur Sport US F1 Peter Windsor menegaskan bahwa timnya serius bekerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang pertama, saat F1 masih sibuk dengan urusan-urusan politik, tidak banyak yang bisa kami katakan. Kita semua ada di dunia hiburan bernama F1. Tak ada gunanya ikut meramaikan, dilihat dari sudut pandang sebuah tim baru," ujar dia.
"Kedua, sejak Agustus, kami membangun rumah. Dalam arti harfiah. Dalam tiga pekan, kami mengubah bekas markas Joe Gibbs NASCAR jadi markas kami. Kami mengecat, memasang lantai, kabel-kabel, lampu dan mendesain ulang," papar Windsor.
Saat ini, kedua kursi US F1 masih lowong. Tim asal Amerika Serikat itu diperkirakan baru akan mengumumkan siapa duet andalannya pada Januari mendatang. Sebelum itu, Windsor minta semuanya bersabar.
"Orang-orang ingin tahu apa yang sedang terjadi. Kami jawab kalau kami sedang menyatukan tim. Ini seperti membangun rumah. Anda tidak akan mengundang tetangga untuk melihat sampai setidaknya ruang tamunya hampir siap, atau paling tidak ada beberapa piring di dapur," tuntas Windsor.
(arp/mrp)











































