Schumi Dihantui Tragedi Senna
Rabu, 14 Apr 2004 02:06 WIB
Jakarta - Tragedi kematian Ayrton Senna di Imola rupanya terus membayangi Michael Schumacher. Juara dunia F1 ini mengungkapkan bahwa kematian pembalap legenda asal Brasil ini membuat dirinya bertanya kembali akan karirnya di F1. Schumi saat ini masih memimpin klasemen setelah memenangkan tiga seri awal lomba F1 tahun ini. Namun menghadapi GP San Marino 25 April nanti, Schumi mengaku kembali teringat akan tragedi Senna di Imola. "Saat kematian Senna merupakan akhir pekan yang sangat mengerikan dan juga menjadi pukulan berat buat kami semua saat itu," kata pembalap tim Ferrarri seperti dilansir BBC, Selasa (13/4/2004). "Saat itulah pertama kali saya bersinggungan dengan kematian dalam dunia olahraga ini dan sesaat saya sempat ragu apakah akan meneruskan karir di dunia balap ini," lanjut Schumi. Namun, Schumi akan tetap mengingat akan kebesaran Senna di Formula 1. "Senna merupakan simbol bagi Formula 1 dan memiliki jasa yang besar bagi olahraga ini," puji pembalap berusia 35 tahun ini. Senna, yang merupakan juara dunia tiga kali, mengalami kecelakaan saat melaju dengan keceopatan cepat di Imola, 1 Mei 1994. Pembalap tim Williams-Renault dari Brazil akhirnya meninggal di rumah sakit diusia 34 tahun. (key/)











































