Duo Samurai Berburu Kursi

Duo Samurai Berburu Kursi

- Sport
Rabu, 13 Jan 2010 01:14 WIB
Duo Samurai Berburu Kursi
Tokyo - Kamui Kobayashi sejauh ini menjadi satu-satunya pembalap Jepang yang telah dipastikan akan berlomba di F1 musim 2010. Ada dua pembalap Jepang lain yang berpeluang menemaninya.

Setelah tampil impresif di dua seri tahun 2009 sebagai pembalap pengganti di Toyota, Kobayashi dipastikan akan menghabiskan tahun depan di belakang kemudi mobil Sauber.

Kemungkinan, Kobayashi akan ditemani oleh dua pembalap Jepang lainnya, Takuma Sato dan Kazuki Nakajima. Namun, untuk bisa mendapatkan tempat, keduanya harus berupaya keras.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sato yang akan berusia 33 tahun akhir bulan ini menjadi salah satu kandidat kuat pembalap Renault. Sato harus bersaing ketat dengan empat pembalap lainnya yakni Nick Heidfeld, Romain Grosjean, Jerome d'Ambrosio dan Ho-pin Tung.

Meski berat, Sato yang terakhir kali membalap di GP Spanyol 2008 untuk Super Aguri (sebelum tim ini bubar karena belitan kesulitan finansial), melalui agennya merasa kansnya masih ada.

"Kami belum menyerah. Masih ada beberapa kursi tersisa dan kami sedang mengejarnya. Pilihan buatnya memang kian sedikit, jadi kami tak tahu apakah dia bisa membalap tahun depan atau tidak," cetus agen Sato, Matthew Winter, di Crash.

Sementara itu, Nakajima yang meredup tahun ini bareng Williams, masih mengharapkan perpanjangan napas dengan memburu satu tempat di tim debutan, Campos Meta.

Jalan untuk Nakajima masih terbuka, tetapi cukup berliku. Sebabnya, saat ini Campos dirumorkan sedang kesulitan untuk mengumpulkan uang guna membiayai anggarannya dan kemungkinan harus dijual.

Dikabarkan oleh sebuah media di Finlandia, supremo F1 Bernie Ecclestone akan mengarahkan Campos dijual ke Stefan GP. Nama terakhir ini adalah sebuah tim asal Serbia yang telah membeli hak sasis TF110 milik Toyota beserta gearbox dan mesinnya.

Bila benar Campos akhirnya dijual ke Stefan GP, maka kemungkinan besar Nakajima yang didukung penuh oleh Toyota akan berlomba membela bendera Stefan GP.


(arp/fjp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads