Renault dijadwalkan akan meluncurkan mobil balap teranyarnya pada 29 Januari mendatang. Akan tetapi hingga kini belum ada kepastian terkait siapa yang akan direkrut sebagai pembalap kedua.
Melalui tim principal, Eric Boullier, Renault menyatakan hanya akan memakai Kubica untuk sesi pengujian. Sementara soal pembalap kedua, pihaknya belum akan memutuskan dalam waktu dekat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boullier tidak menyangkal bahwa pihaknya telah mengadakan pembicaraan dengan sejumlah pembalap seperti Nick Heidfeld, Takuma Sato, Christian Klien dan Roamin Grosjean. Tetapi dari nama-nama itu dia belum menemukan yang pas.
"Saya mencari pembalap yang terutama bertalenta, tapi saya perlu mempertimbangan kesempatan sponsor."
"Orang mengatakan kami sedang mengincar Petrov karena dia membawa banyak uang, tapi dia bukan pembalap yang terkaya. Kami tidak boleh lupa bahwa dia juara dua GP2 2009 di belakang Nico Hulkenberg. Bakatnya lebih dari cukup untuk membuatnya menjadi pembalap F1."
"Saya juga harus melihat strategi perusahaan, kami butuh untuk mencetak poin dan ini lebih mudah dengan seorang pembalap yang berpengalaman," demikian pungkas dia.
(din/roz)











































