Sebelumnya, tim US F1 menjadi satu-satunya tim yang belum memproklamirkan siapa yang akan dipakai untuk mengisi kursi pengemudi mobil mereka. Sebagai tim baru, disinyalir masalah finansial jadi persoalan utama US F1 sedikit pilih-pilih.
Namun karena musim semakin dekat dan adanya bantuan dari perusahan-perusahaan di Argentina untuk membantu pembayaran gaji Lopez, maka USF1 pun secara resmi menyatakan kalau mereka akan menggunakan Lopez musim depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pria berusia 26 tahun itu sebenarnya sempat merasakan sedikit atmosfer F1 saat menjadi test driver bagi Renault dan Minari pada musim 2005 dan 2006. Saat itu Lopez sedang berkarir di GP2 dan untuk kemudian memutuskan untuk meninggalkan Eropa dan mengikuti kompetisi Touring Cars di kampung halamannya itu.
Dan Lopez juga jadi pembalap asal 'Negeri Tango' yang berlaga di F1 sesudah Gaston Mazzacane di tahun 2000 dan 2001 bersama Minardi. Soal pembalap kedua yang akan jadi partner Lopez, diisukan USF1 akan menarik pembalap Inggris bernama James Rossiter. (mrp/roz)











































