Untuk Schumi, Brawn bukanlah sosok asing. Brawn, sebagai Direktur Teknik, turut membantu Schumi meraih seluruh gelar juara dunianya di Benetton dan Ferrari. Selain itu, keduanya juga dikenal akrab di luar lintasan.
Hal ini jelas bikin sejumlah kalangan meyakini bahwa di Mercedes GP nanti Schumi akan jadi pembalap nomor satu, terlebih dengan mempertimbangkan pengalaman dan capaiannya selama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tentu saja saya punya hubungan yang sudah berjalan lama dengan Michael. Terlepas dari itu akan ada kesetaraan menyeluruh di antara para pembalap dalam aspek peralatan dan dukungan," jamin Brawn di Reuters.
"Kami memberikan Rubens dan Jenson dukungan yang sama dan akan seperti itu juga tahun ini, dan dukungan akan diberikan kepada para pembalap untuk menguatkan posisi, saling mengalahkan dan bersaing satu sama lain dan melakukannya dengan cara tepat dan konstruktif," papar dia.
Mengenai istilah "pembalap pertama", Brawn menyebut bahwa predikat itu otomatis akan tersemat kepada dia yang tercepat dan lebih sering meraih kemenangan. "Tapi kami tetap akan memberikan dukungan penuh kepada kedua pembalap."
(krs/key)











































