Untung Ada Jenson Button

Untung Ada Jenson Button

- Sport
Senin, 26 Apr 2004 14:22 WIB
Untung Ada Jenson Button
Jakarta - Penggemar Formula 1 harus mencari bahan cerita lain setelah Michael Schumacher kembali dominan musim ini. Salah satu cerita lain itu bisa digali dari seorang Jenson Button.Ya, pemuda Inggris ini adalah bintang baru di arena F1. Sayang, skenario lahirnya juara baru kemarin diacak-acak oleh (lagi-lagi) Schumi. Di Imola, San Marino, setelah meraih pole position pertamanya, Button gagal naik podium teratas hanya karena lawannya itu adalah kepunyaan Ferrari, masternya pit stop.Namun begitu podium runner up juga sudah membuatnya dipandang orang. Apalagi hasil di Autodromo Enzo e Dino Ferrari lalu merupakan kenaikan dari tiga seri pertama. Di seri pembuka di Melbourne Park (Australia) ia finish di posisi keenam. Berikutnya di Sepang (Malaysia) dan Sakhir (Bahrain) ia langsung menapak podium ketiga, prestasi terbaik dalam karirnya sebelum ditingkatkan di Imola kemarin.Sebelum Natal 1999, saat usianya masih 19 tahun, Button sempat mencuri perhatian publik F1 ketika mengetes salah satu mobil F1. Sewaktu melihat aksinya itu, dalam kapasitas sebagai Rookie of the Year Formula 3, banyak orang bilang Button bakal dewasa sebelum waktunya. Debutnya di kejuaraan ini bersama BMW-Williams pada musim 2000 berjalan relatif mulus. Duabelas poin ia tuai, atau setengah dari capaian rekan setimnya, Ralf Schumacher. Namun entah kenapa di akhir tahun Sir Frank Williams melepas Button, dan lebih tergoda untuk merekrut pembalap Kolombia yang juga bertalenta tinggi, Juan Pablo Montoya.Berikutnya Button mengalami masa-masa yang kurang menyenangkan di Benetton dan Renault. Di waktu bersamaan, ia mulai memasuki dunia β€œorang muda yang kaya raya”. Legenda F1 Nicky Lauda sempat mengkritik gaya Button yang terlalu nyeleb dan bergonta-ganti pasangan.Di tahun 2003 ia mengerem statusnya sebagai selebritis dan pindah ke BAR-Honda. Hasilnya, Button kembali menemukan performanya. Bahkan ia mendapat poin lebih banyak daripada juara dunia 1997 yang berpartner dengannya, Jacques Villenevue. Di akhir musim Villeneuve terdepak dan Button menjadi pembalap utama BAR-Honda.Musim ini BAR menghadiahi Button mobil 006 yang sangat menjanjikan. Itu sebab tim asal Inggris ini tengah menikmati masa-masa indahnya. Pole position Button tempo hari adalah yang pertama buat BAR dan yang pertama bagi Honda sejak GP Kanada 1992 ketika pabrikan Jepang itu menggandeng McLaren.Button juga menjadi pembalap Inggris Raya pertama yang start di urutan terdepan sejak David Coulthard melakukannya hampir tiga tahun yang lalu di Monaco. Tiga pekan lalu, usai Button menjadi juara tiga di Bahrain, bos F1 Bernie Ecclestone meminta maaf kepada Paul Richard karena pernah menyindir keputusan bos BAR itu merekrut pembalap Inggris.Jadi, sampai saat ini cerita tentang Button cukup membuat pagelaran F1 tetap berwarna, karena belakangan selalu didominasi merah-nya Schumi dan Ferrari. Ia menambah daftar pembalap muda yang siap meroket ke atas setelah tahun lalu disandang Fernando Alonso dan Kimi Raikkonen. (a2s/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads