Selain sensasi Jenson Button dan Brawn GP-nya yang jadi juara di kelas pembalap dan konstruktor, Vettel pun termasuk salah satu bagian penting hingar bingar perjalanan F1 musim lalu. Bergabung dengan tim yang notabene bukan unggulan, yaitu Red Bull, Vettel berhasil duduk sebagai runner-up di akhir musim.
Lalu bagaimana dengan musim ini, apakah dengan modal di atas Vettel pede kalau dirinya dianggap sebagai favorit untuk merebut titel juara nanti? Apalagi Red Bull pun telah memperkenalkan mobil barunya, RB6, dan bersiap mempertahankan peringkat kedua klasemen konstruktor musim lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menjadi favorit atau bukan, aku telah menyiapkan targetku sendiri. Aku tahu apa yang ingin kucapai musim ini. Yang terpenting adalah mobil sudah bisa bekerja dan kami telah meningkatkan ketahanan dan kecepatan kami," sambungnya
"Pertama yang harus anda lakukan adalah membuat mobilmu bekerja, lalu anda lihat di mana anda berada dan dari situ anda baru bisa mengira-ngira."
Meski begitu misi Vettel itu tak mudah dijalankan karena musim ini tim-tim besar macam Ferrari dan McLaren tidak mau lagi terkangkangi oleh para rivalnya. Dan Mercedes GP pun sudah merekrut juara dunia tujuh kali Michael Schumacer.
Hal itu dirasakan pula oleh Vettel dan ia memilih untuk berkonsentrasi pada penampilannya, di samping memikirkan soal bersaing dengan para pembalap kelas satu macam Fernando Alonso, Lewis Hamilton dan Felipe Massa.
"Jelas aku berharap tim kami sama kuatnya dengan musim lalu atau bahkan lebih kuat. Lihat McLaren dan Ferrari, yang terlihat sudah sangat siap, dan Mercedes dengan Michael (Schumacer). Ini akan jadi musim yang sangat menarik," demikian pria usia 22 tahun itu. (mrp/roz)











































