Konstelasi persaingan di musim lalu memang jauh dari perkiraan banyak orang di awal musim. Bagaimana tidak? Ferrari dan McLaren yang merupakan dua tim besar sama-sama tenggelam.
Brawn GP berhasil mencuri perhatian dengan menjadi juara konstrukor dan menelurkan Jenson Button sebagai juara dunia. Tapi bukan hanya Brawn saja yang menjadi bahan pembicaraan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu Red Bull yang mengaku cukup puas dengan performa mobil RB6 tetap 'sadar diri'. Mereka tak pernah sekali pun memandang remeh Ferrari dan McLaren yang tetap mereka lihat sebagai tim raksasa.
"Sangat berbahaya untuk menyepelekan rival-rival kami. Untuk McLaren dan Ferrari mereka sudah tampak berhasil mengembangkan diri," ujar prinsipal tim Red Bull, Christian Horner di Autosport.
"Kami hanya fokus pada pekerjaan kami dan kami juga akan berkonsentrasi begitu banyak pada performa kami. Tidak hanya sekarang dan seri pertama, namun antara sekarang dan seri ke-19 di tahun ini," sambungnya.
(fjp/arp)











































