Hujan yang membuat tes terhambat ini banyak dikeluhkan beberapa tim, terutama Ferrari. Padahal, tim-tim juga sudah dibuat jengkel dengan hari tes yang dipotong jadi cuma 15 hari di bulan Februari.
"Tahun depan, akan lebih efisien untuk pergi (dan melakukan tes) di negara yang lebih kering dan hangat untuk tes pra musim," demikian pernyataan Ferrari beberapa hari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini, bicara soal tes F1 di Bahrain, tempatnya memang eksotis, buat saya tampak tidak bertanggung jawab," kata De La Rosa kepada Motor21 yang dikutip Auto123 Racing.
"Kita harus tetap berada di Eropa dan Spanyol bagian selatan adalah yang terbaik untuk tempat tes," tukas pembalap berusia 38 tahun itu.
Setelah di Jerez yang berlangsung sejak kemarin, F1 akan menggelar tes terakhir di Barcelona pekan depan. Ada usul untuk memperpanjang tes sehari, tapi lagi-lagi hal itu ditolak De La Rosa.
"Itu tidak mungkin. Satu hari tambahan akan membuatnya bertambah mahal, dan ada tim-tim yang tidak mampu membayarnya," pungkas dia.
(arp/mrp)











































