Sato yang terakhir kali membalap di GP Spanyol 2008 bersama Super Aguri bergabung dengan Team KV di IndyCar. Ini berarti menyudahi karir pembalap 33 tahun itu yang dimulai tahun 2002.
Sato punya alasan mengapa ia memilih hengkang ke F1, meski sebenarnya masih ada tim F1 yang berminat memakai jasanya. Rupanya, tim-tim yang menawar Sato adalah tim-tim baru yang relatif kurang kompetitif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menjadi kompetitif adalah hal yang saya rindukan dalam beberapa musim terakhir. Masih ada kursi tersedia, bersama Campos atau US F1, tapi saya pikir itu tidak cocok," tukas Sato.
Selain Campos dan US F1, Sato juga mengklaim bahwa tim Toro Rosso, Lotus dan Renault sempat berminat kepadanya. "Namanya memang F1, tapi saya tidak melihat kalau mereka kompetitif," cetus dia.
Langkah Sato hijrah ke IndyCar membuat Jepang praktis tinggal diwakili oleh Kamui Kobayashi di grid. Kobayashi akan membela BMW Sauber, berpartner dengan Pedro de la Rosa.
Masih ada dua kursi tersisa, yakni satu di Campos Meta dan satu lagi di US F1, tapi dari kabar yang beredar, tidak ada nama pembalap Jepang yang diminati kedua tim itu.
(arp/mrp)











































