Apa yang menjadi sasaran serangan Ferrari adalah soal kebijakan FIA tentang upaya mendorong tim-tim anyar untuk berkompetisi di 'Jet Darat'. Empat tim baru, US F1, Virgin Racing, Campos, dan Lotus sejauh ini memang belum menunjukkan tanda-tanda positif.
Bahkan dua diantaranya, US F1 dan Campos malah kesiapannya diragukan padahal seri pertama akan dihelat kurang dari tiga pekan lagi. Nama pertama bahkan digadang-gadang akan mundur karena hampir dipastikan absen di empat seri awal dan siap digantikan Stefan GP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sikap Ferrari ini lantas mendapat tanggapan miring dari media-media teras di Eropa. Hampir semua di antaranya menyebut bahwa 'Kuda Jingkrak' bersikap sok-sokan.
Media Jerman, Auto Motor und Sport led menyebut Ferrari layak mendapat 'kartu merah' karena sikapnya ini. Sedangkan Daily Telegraph dari Britania mewartakan bahwa apa yang dilakukan Ferrari itu merupakan 'serangan yang sangat menghina'.
Di Italia, La Gazzetta dello Sport yang memiliki kedekatan dengan tim ini menyebut apa yang dilakukan mereka sebagai sesuatu yang cukup pahit. Sedangkan Times memaknainya sebagai sikap Ferrari yang menyalahkan Max Mosley.
(fjp/arp)











































