FIA setidaknya menerima 15 permohonan untuk mengikuti balapan F1 musim 2010 saat memutuskan menambah jumlah partisipan balapan jet darat di tengah tahun lalu. Namun dari jumlah tersebut akhirnya tersaring menjadi empat tim saya yakni Campos Meta, Virgin Racing, US F1 Team dan Lotus Racing.
Membandingkan keempat tim tersebut dengan pemain-pemain lama F1 jelas tak akan sebanding. Namun bukan itu alasannya kalau para pendatang baru tersebut kemudian dikhawatirkan sama sekal tak akan punya daya saing di 19 seri yang bakal di helat sepanjang tahun 2010 ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lotus F1 mungkin bisa dibilang menjadi tim yang paling siap. Kembali ke lintasan F1 setelah 16 tahun absen, Lotus tampil menjanjikan di ujicoba Barcelona saat terpaut lima detik dari McLaren Mercedes.
Berikut profil singkat keempat tim pendatang baru F1 seperti dikutip Reuters.
LOTUS F1
Pembalap: Heikki Kovalainen (Finlandia), Jarno Trulli (Italia)
Didukung oleh pemerintah Malaysia, Lotus adalah pendatang terbaik di F1 sejauh ini. Dunia jet darat memang bukan hal baru buat Lotus karena mereka sebelumnya sempat menjadi pemain utama dengan merengkuh tujun gelar juara dunia konstruktor dan enam gelar juara dunia pembalap.
Tanda-tanda bakal kompetitifnya Lotus terlihat setelah mereka cuma terpaut lima detik dibanding McLaren Mercedes dalam ujicoba di Barcelona. Selain itu, tim Lotus juga didukung dengan nama sebesar Mike Gascoyne di bagian kepala teknis, selain tentunya kedua pembalap yang punya jam terbang tinggi.
VIRGIN RACING
Pembalap: Timo Glock (Jerman), Lucas di Grassi (Brasil)
Inilah salah satu tim dengan biaya operasional paling rendah. Jika banyak tim mendesain mobilnya dengan bantuan win tunnel, Virgin hanya mengandalkan komputer.
Ujicoba pra musim juga menjadi periode yang menyuklitkan terkait masalah pada sistem hidrolik dan laju mobil yang selalu terpaut lima detik lebih dibanding pencatat waktu terbaik. Virgin Racing dipimpin oleh John Booth, orang yang sudah cukup banyak berkecimpung di dunia balap dan sempat bekerja sama dengan Lewis Hamilton serta Kimi Raikkonen di tim Manor F3.
CAMPOS META
Pembalap: Bruno Senna (Brasil)
Campos sama sekali tak mengikuti sesi ujicoba pra musim karena minimnya pendanaan. Tim ini dipimpin oleh mantan bos Spyker dan Force India, Colin Kolles. Meski baru menunjuk Senna sebagai pembalap, tim ini berpeluang merekrut pembalap rookie asal India, Karun Chandhok.
U.S. F1
Pembalap: -
Belum memiliki pembalap dan tak punya mobil yang siap dipakai untuk balapan. US F1 belakangan malah meminta izin absen mengikuti balapan. Nasib tim ini memang sangat mengkhawatirkan karena ditinggal sponsornya.
(din/key)











































