Secara tradisional, Renault termasuk tim papan atas. Namun setelah menempati peringkat empat konstruktor tahun 2008, tahun lalu mereka terperosok ke peringkat delapan dari 10 kontestan.
Dengan formasi baru, Renault mencoba optimistis menatap musim ini. Meski mungkin masih sulit untuk kembali ke peringkat empat, mendekati mereka tampaknya sudah cukup.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun ambisi Renault untuk kembali ke papan atas sedikit bertentangan dengan fakta bahwa mereka kurang bersinar dalam serangkaian tes yang digelar sebelum musim ini bergulir.
"Sangat sulit untuk memahami detail dari tes musim dingin dan bagaimana kami membandingkan diri dengan tim-tim lain karena kami tak tahu bagaimana pendekatan mereka," kilah Boullier.
"Kami memutuskan untuk menjalani tes dengan bahan bakar penuh di setiap tes karena kami percaya itulah jalan terbaik untuk memahami dan mengembangkan mobil," lugas dia.
(arp/roz)











































