Setelah pensiun pada akhir tahun 2006, Schumi memang akan kembali ke kokpit mobil F1 tahun ini. Pengoleksi tujuh titel dunia itu bakal membela panji-panji Mercedes GP.
Di usia 41 tahun, Schumi bukan cuma pembalap senior, tapi sudah layak disebut veteran. Bayangkan, lawan-lawan Schumi nanti adalah anak-anak berusia 20-an, seperti Lewis Hamilton (25 tahun) atau Sebastian Vettel (22).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dia fit secara fisik. Saya tahu ada banyak pembalap yang lebih muda, tapi selama motivasinya hidup, tak ada keraguan, dia pasti kompetitif," sambung Fittipaldi lagi.
Fittipaldi membandingkan Schumi dengan dirinya sendiri. Sebagai gambaran, Fittipalid masih aktif di balapan hingga usia mendekati kepala lima. Selesai di F1, Fittipaldi banyak ikut balapan di Amerika.
"Saat saya membalap di Amerika usai F1, kemenangan terakhir saya diraih saat saya berusia 49 tahun. Dan di posisi kedua, ada Jacques Villeneuve yang berusia 21 tahun," kata Fittipaldi yang kini berusia 63 tahun.
Fittipaldi berpendapat, Schumi memilih tim yang tepat karena Mercedes merupakan kelanjutan tim Brawn GP yang tahun lalu tampil sebagai juara dunia konstruktor dan mengantar Jenson Button jadi juara dunia pembalap.
"Akan butuh dua atau tiga balapan buatnya untuk terbiasa membalap lagi di sirkuit. Ini tidak seperti tes saat Anda sendirian di sirkuit. Butuh dua atau tiga balapan dan dia akan menikmatinya," pungkasnya.
(arp/krs)











































