Button Masih Butuh Adaptasi

Button Masih Butuh Adaptasi

- Sport
Rabu, 17 Mar 2010 08:07 WIB
Button Masih Butuh Adaptasi
Manama - Seri pertama F1 2010 sudah membuktikan prediksi Jenson Button bakal kesulitan bersaing dengan Lewis Hamilton. Mengaku cuma butuh penyesuain dengan mobil baru, Button optimistis bisa bangkit.

Memulai balapan dari posisi empat, Hamilton berhasil naik satu anak tangga di balapan untuk mengantarnya finis di atas podium ketiga. Namun performa bagus tersebut tak diikuti rekannya, Button, yang dapat posisi start delapan dan finis di urutan tujuh.

Selisih waktu yang sampai 20 detik lebih antara kedua pembalap seakan membenarkan banyak prediksi di pra musim lalu yang menyebut Button bakal diredupkan oleh Hamilton.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Soal ketertinggalannya atas rekan setimnya, Button menyebut kalau dirinya hanya butuh untuk melakukan beberapa penyesuaian untuk bisa tampil lebih baik lagi. Yang jelas, dia menolak kalau kepercayaan dirinya terusik akibat hasil di GP Bahrain lalu.

"Tidak juga. Lewis pembalap yang luar biasa, begitu juga dengan sebagian besar pembalap yang ada di grid. (Saya) bergabung dengan sebuah tim yang sudah lebih dulu memiliki pembalap lama dan banyak pengalaman bersama tim tersebut," jelas Button.

"Saya hanya harus menemukan suatu hal terkait keseimbangan (mobil) yang cocok dengan gaya membalap saya dan berdiskusi dengan para insinyur, mereka pendengar yang baik dan selalu melemparkan ide-ide. Jadi itu semua sangat berguna," sambungnya seperti diberitakan Autosport.

Meski begitu, juara dunia 2009 itu mengaku kalau dirinta masih kalah atas Hamilton dalam hal kecepatan. Untuk bisa menyaingi rekannya itu Button bertekad memperbaiki catatan di sesi kualifikasi.

"Saya tidak berpikir menjalani kualifikasi dengan hasil dia duduk di posisi empat dan saya di posisi delapan. Saya pikir hasilnya akan sangat ketat. Lewis melakukan pekerjaannya dengan lebih baik dan dia lebih cepat di sesi kualifikasi. Jadi itu ada;ah bagian di mana saya harus bisa perbaiki," pungkas mantan pembalap Honda dan Brawn GP itu.

(din/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads