Pergelaran GP Bahrain di Sirkuit Sakhir akhir pekan lalu memang mengundang kritik keras dari sejumlah pihak. Minimnya aksi dalam lomba sepanjang 49 lap itu membuat tontonan terasa kering.
Webber jadi salah satu pengkritik jalannya lomba di Bahrain. Namun pembalap yang finis ke-8 di Bahrain itu berharap situasi akan berubah saat digelarnya GP Australia, 28 Maret.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di balapan kandangnya itu, Webber berharap besar pada cuaca. Bila hujan mengguyur Sirkuit Albert Park yang terletak di Melbourne, bolehlah berharap terjadi atraksi menarik.
"Kita tahu cuaca di sana bisa sangat mudah berganti. Jadi banyak hal yang bisa terjadi dengan sangat cepat," tuntas pembalap 33 tahun itu.
(arp/key)











































