GP Bahrain dinilai membosankan. Seruan untuk merubah aturan baru soal refuelling kemudian dikemukakan banyak pihak, termasuk dari beberapa pembalap. Namun bos F1 Bernie Ecclestone mengatakan tidak akan ada perubahan.
Massa pun ikut masuk dalam perdebatan soal aturan baru tersebut. Menurut runner-up musim 2008 ini, aturan baru ini membuat balapan kurang mengigit karena aksi-aksi overtake di setiap lap pun pasti akan makin sulit dilakukan terkait beban yang makin berat pada mobil setiap peserta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benar adanya situasi saat dimulainya lomba lebih lambat sekitar enam sampai tujuh detik dibanding kualifikasi," analisa Massa kepada ESPN.
"Membalap dengan sedikit bahan bakar untuk mendapat posisi start yang bagus, anda akan punya banyak kesempatan untuk membuat grip. Tapi saat perlombaan di hari Minggu, anda mengendarai mobil yang sangat berat di mana jelas sulit sekali mendapat grip di lap-lap awal," sambungnya lagi.
"Tambahan lagi untuk ini, jika anda membuntuti pembalap lain lebih dekat, mencoba untuk menyalipnya, anda akan kehilangan lebih banyak aerodynamic downforce. Jadi dua faktro gabungan bisa diartikan anda akan lebih sulit untuk menyalip," tandasnya.
Namun, diakhir pembicaraan itu Massa mencoba bersikap netral menyikapi perdebatan ini. Baginya masih banyak seri balapan lagi untuk membuktikan apakah memang aturan baru itu membosankan atau justru akhirnya membuat F1 2010 berjalan lebih seru.
"Aku telah melihat beberapa kritik yang bilang peraturan soal ban dan tidak adanya lagi refuelling di Grand Prix bikin balapan jadi membosankan untuk para penonton. Tapi aku pikir terlalu dini untuk berkomentar setelah balapan baru berlangsung satu kali saja," demikian pembalap berusia 28 tahun itu.
(mrp/roz)











































