Dari posisi yang kurang menjanjikan, yakni dengan start di posisi empat, Button ternyata mampu keluar sebagai juara dalam balapan sepanjang 58 lap di Sirkuit Albert Park, Minggu (28/3/2010).
Button tampaknya menyadari benar kalau hujan yang turun sebelum lomba menguntungkan timnya kemarin. Ia juga menyadari kalau mobil McLaren Mercedes bukan mobil tercepat di trek.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami tengah melakukannya sekarang. Saya pikir, di setiap balapan setelah ini, kami akan terus mendekat ke barisan depan di kualifikasi dan semoga kecepatan saat lomba juga baik," imbuh pembalap 29 tahun tiu.
Button juga memberi komentar perihal Sebastian Vettel yang untuk kedua kalinya gagal menjadi juara akibat persoalan reliabilitas mobil. Kekasih Jessica Michibata itu mengaku tak yakin bisa mengejar Vettel andai tidak terjadi kerusakan rem di mobil Red Bull bernomor 5 itu.
"Saya sedang mengejar dia dan situasinya aneh. Dia mulai menjauh tapi saya bisa mendekat. Lalu tim bilang ke saya kalau saya harus melanjutkan lomba dengan ban yang sekarang, 45-50 lap. Saya lalu berpikir kalau saya akan mulai tertinggal," aku Button.
"Dari pengalaman sebelumnya, saya tak tahu kalau sekarang, Red Bull biasanya cukup tangguh untuk urusan ban belakang," katanya. "Jika dia (Vettel) bertahan di lomba, selalu ada 'jika' dan 'tetapi', saya tak tahu bagaimana dia akan menyudahi lomba."
(arp/roz)











































