Soal Tuduhan McLaren, Red Bull Klarifikasi FIA

Soal Tuduhan McLaren, Red Bull Klarifikasi FIA

- Sport
Rabu, 31 Mar 2010 18:02 WIB
Soal Tuduhan McLaren, Red Bull Klarifikasi FIA
Kuala Lumpur - Sukses menguasai kualifikasi GP Australia, Red Bull dicurigai telah menggunakan teknologi kontroversial. Karena tidak terbukti, tim yang berbasis di Inggris itu meminta klarifikasi dari FIA.

Tuduhan ini muncul setelah dua pembalap Red Bull, Sebastian Vettel dan Mark Webber, menempati posisi satu-dua di sesi kualifikasi GP Australia, akhir pekan lalu. Prinsipal McLaren Martin Whitmarsh lantas menuduh mobil Red Bull menggunakan teknologi kontroversial yang dianggap sebagian kalangan masih ilegal digunakan.

Dikonfrontasi dengan tudingan negatif tersebut, Red Bull lantas bereaksi. Kubu 'Banteng Merah' membantah keras tudingan tersebut dan menyatakan bahwa tidak ada sistem semacam itu di mobil RB6 miliknya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat dari tidak adanya bukti yang kuat dan pihak tertuduh sendiri sudah membantah anggapan miring itu, Red Bull meminta klarifikasi dari FIA.

"McLaren telah membuat banyak komentar akhir-akhir ini. Apakah terkait ukuran tanki bahan bakar, masa depan para pembalap kami dan kini sistem yang seharusnya dipakai pada mobil," sindir bos Red Bull, Christian Horner, dikutip Sportinglife.

"Secara kategori kami tidak memiliki yang seperti itu di mobil. Itu terserah mereka untuk berspekulasi tapi sebuah klarifikasi akan jadi hal bagus untuk semua orang," sambung dia.

Meskipun dituduh dengan hal negatif, Horner tampak santai menanggapinya. Menurut pria 36 tahun yang dulunya juga pembalap ini, tuduhan tersebut sebagai bentuk ketakutan lawan terhadap timnya.

"Kami sengaja untuk mengabaikan komentar-komentar dari tim-tim lawan. Tapi itu justru menunjukkan kami sedang melakukan hal yang benar yang mereka butuhkan," tutup Horner.


(arp/key)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads