Dengan diperkuat Mark Webber dan Sebastian Vettel yang duduk di dalam RB6, yang kecepatannya sudah menuai pujian dan kewaspadaan dari lawan, Red Bull sejauh ini malah relatif belum memuaskan.
Pada seri pertama di Bahrain, Vettel memimpin balapan sebelum akhirnya kehilangan tenaga drastis sehingga hanya bisa finis di posisi empat. Rekannya, Webber, finis di posisi delapan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan mobil yang belum bisa diandalkan itu, Red Bull saat ini menghuni posisi lima klasemen konstruktor dengan angka 18, tertinggal 52 poin dari Ferrari yang berada di puncak.
Menilik capaian Red Bull tersebut, mantan juara dunia Nikki Lauda langsung melontarkan prediksi ekstrem: timnya Christian Horner boleh mengucap selamat tinggal pada gelar.
"Jelas ada konsekuensinya. Dua balapan dan dua kemenangan hilang karena cacat teknis. Silakan lupakan titel, Red Bull," ceplos jawara F1 1975, 1977 dan 1984 itu di Planet F1.
(krs/din)











































