Schumi mengawali comeback-nya ke ajang F1 dengan finis di posisi enam balapan pembuka GP Bahrain. Sementara akhir pekan lalu di Melbourne, juara dunia tujuh kali itu menyudahi race dengan duduk di urutan 10.
Hasil yang diraih Schumi tersebut kalah dari rekan setimnya, Nico Rosberg. Diprediksi bakal tertekan karena harus berbagi tim dengan sang legenda, Rosberg malah tampil konsisten dengan dua kali finis di posisi lima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski belum mampu menemukan performa terbaiknya, Schumacher menolak mengatakan kalau comeback-nya sejauh ini masuk kategori mengecewakan.
"(Musim yang mengecewakan) itu adalah apa yang orang ingin lihat saat ini, tapi bukan begitu saya melihatnya. Maaf kalau apa yang saya rasakan berbeda dengan apa yang beberapa media rasakan. Saya tak harus senang atau sedih dengan (sikap media) itu, tapi setiap orang bebas beropini," sahut Schumacher di Crash.
Kondisi Mercedes GP yang belum bisa bersaing dengan Ferrari, McLaren atau Red Bull juga tak membuat pemilik 91 kemenangan di F1 itu was-was. Dengan musim kompetisi yang masih panjang, Schumacher yakin kalau pintu menjadi juara dunia masih terbuka lebar buatnya.
"Saya cukup bahagia. Saya sudah melakukan yang terbaik dengan apa yang saya bisa lakukan. Ini musim yang panjang dan kami masih bisa bertarung menjadi juara dunia," pungkas driver 41 tahun itu.
(din/din)











































