Posisi enam di GP Bahrain menjadi raihan terbaik Schumi di musim comeback-nya tahun ini. Setelah itu dia dipaksa menelah hasil buruk dengan menempati posisi 10 di Australia dan China serta gagal finis di Malaysia.
Serangkaian hasil tersebut membuat Schumi sudah disingkirkan dari pembicaraan kandidat juara dunia tahun ini. Jangankan memuncaki klasemen, pembalap 41 tahun itu bahkan diragukan bisa memenangi satupun balapan musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya sendiri tak akan melakukan comeback kalau tak yakin bisa melakukan pekerjaan ini. Dia bukan turis di paddock, dia kembali untuk menang dan akan melakukannya lagi," seru Ecclestone di Marca.
Schumi yang sebelumnya diprediksi akan membuat Nico Rosberg terlihat tak berdaya kini malah kalah telak atas rekan setimnya itu. Rosberg selepas GP China sudah dua kali naik podium di posisi tiga, dan finis di urutan lima pada dua balapan lainnya.
"Saat ini saya tak akan memandang remeh Schumacher. Dia harus diberi waktu beradaptasi dengan mobil dan ban barunya," lanjut supremo F1 itu.
Saat Schumi memutuskan kembali ke lintasan F1 setelah sempat tiga tahun pensiun, Ecclestone adalah orang yang paling bersemangat menyambutnya. Kembalinya Schumi jelas meningkatkan daya tarik sirkus F1 kepunyaannya.
(din/arp)











































