Alonso memang gagal memenuhi ekspektasi publik Spanyol yang ingin melihat pembalap idola mereka yang naik podium teratas seusai lomba yang dihelat Minggu (9/5/2010).
Alonso cuma bisa finis kedua di belakang Mark Webber. Mengecewakan? Tidak juga bila melihat posisi startnya yang keempat. Tak heran jika para penonton bersorak-sorai dan membunyikan terompet keras-keras saat Ferrari Alonso melintas garis akhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sirkuit Catalunya memang memiliki karakter cepat sehingga menyulitkan aksi overtaking. Alonso merangkak dari posisi empat ke tiga akibat Sebastian Vettel harus melakukan pit tambahan setelah sempat keluar lintasan.
Pembalap Ferrari itu kembali naik satu strip hanya satu lap sebelum balapan berakhir tatkala ban kiri depan Lewis Hamilton pecah dan mengubur mimpi pembalap McLaren itu merenggut podium kedua.
"Secara umum, akhir pekan ini biasa saja buat kami, tapi dalam hal hasil, ini fantastis. Keempat di kualifikasi, kedua di balapan itu fantastis," tukas juara dunia 2005 dan 2006 itu.
Meski puas, kualifikasi masih menjadi enigma buat Ferrari. Alonso pun meminta The Prancis Horse berbenah, apalagi seri berikut berlangsung di Monako yang hasil balapannya akan sangat bergantung pada posisi start.
"Kami harus memperbaiki diri, kami tahu itu. Kita semua melihat akhir pekan ini, kami harus memperbaiki beberapa bagian mobil, khususnya di kualifikasi," tegas Alonso.
(arp/mrp)











































