Musim 2011, FOTA Larang Sistem F-duct

Musim 2011, FOTA Larang Sistem F-duct

- Sport
Senin, 10 Mei 2010 19:08 WIB
Musim 2011, FOTA Larang Sistem F-duct
Barcelona - Penggunaan sistem F-duct hanya akan sampai musim ini berakhir. Asosiasi tim-tim Formula 1 (FOTA) telah sepakat untuk melarang pengunaan memakai saluran-F-duct mulai musim 2011.

Sebelumnya hanya McLaren yang ngotot memakai sistem tersebut. Sistem F-duct diyakini bisa menambah top speed mobil saat trek lurus dengan mengalirkan udara dari kokpit terus ke sayap belakang, dan juga menambah daya cengkram saat di tikungan.  

Namun, FIA telah mengumumkan bahwa sistem F-duct yang dipakai oleh McLaren adalah legal. Keputusan tersebut membuat tim Ferrari, Mercedes, Williams dan Sauber ramai ramai mencoba mengadopsi sistem tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim Ferrari pun telah mencoba memanfaatkan sistem tersebut dengan memakai tongkat kecil guna membuka aliran udara. Fernando Alonso pun memakainya saat tampil di Barcelona dimana dia menjadi juara kedua.

Saat Alonso membuka sistem tersebut dia harus melepas stir dan membukanya dengan tongkat kecil tersebut. Hal itu dianggap bisa membahayakan keselamatan pembalap karena harus melepas stir.

Bukan hanya alasan keamanan tapi juga pengurangan biaya. Meski McLaren mencoba menyakinkan penggunaan tersebut aman namun sebagian besar tim -tim F1 dalam Asosiasi Tim F1 (FOTA) memutuskan F-duct dilarang mulai tahun depan.

"Ini bagian dari rekayasa cerdas insinyur. Namun beberapa solusi terlihat sedikit marjinal ketika Anda melihat pembalap mengemudi dengan ujung jari dan melepas tangannya," kata Bos Red Bull Racing Christian Horner seperti dilansir Autosport.

"Jadi saya pikir ada masalah keselamatan dan masalah biaya sebagai pertimbangannya," tambahnya.

Dilarangnya sistem F-duct digunakan musim depan merupakan keputusan kedua FOTA. Sebelumnya mereka juga telah setuju melarang penggunaan diffuser ganda untuk musim depan karena dikhawatirkan akan lepas kendali.

(key/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads