Ferrari dianggap masih tertinggal dibanding dua seteru utamanya musim ini, McLaren Mercedes dan Red Bull. Kecuali pada balapan pembuka musim, di mana The Prancing Horse jadi juara, Ferrari masih terlihat kesulitan menyaingi dua lawannya itu.
Untuk balapan di Monaco akhir pekan ini, Alonso memprediksi dominasi Red Bull akan berkurang lantaran balapan digelar di lintasan yang sempit. Meski begitu, mantan juara dunia dua kali itu juga mengaku sulit menduga-duga siapa yang kiranya bisa keluar jadi pemenang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di sini, lintasannya sangat berbeda dan unik. Level performa di beberapa balapan di seri pertama musim tak akan berpengaruh di sini, karena segalanya mungkin terjadi," lanjut mantan pembalap Renault itu.
Dengan fakta-fakta seperti itu, Alonso melihat kalau mobil-mobil yang lebih lambat justru punya peluang untuk tampil lebih bagus. Termasuk dari dirinya sendiri yang akan berusaha memberi kemenangan buat fans Ferrari. Dalam posisi kurang diunggulkan, Ferrari disebutnya bisa mendatangkan kejutan.
"Mungkin mobil-mobil yang tidak terlalu cepat pada balapan lain, akan bisa menunjukkan performa yang bagus. Saya berharap Ferrari bisa punya akhir pekan yang bagus, kami mempersiapkan dengan matang untuk balapan, punya set up yang bagus dan juga mengusahakan bannya berjalan lancar buat kami."
"Semoga saja kami bisa menghasilkan kejutan, karena ada pihak yang mengatakan kalau kami tak lagi punya peluang sementara mereka berpikir memiliki keuntungan lebih," pungkas Alonso di AS.
(din/krs)











































