Tekad Webber Akhiri Penantian Australia

Tekad Webber Akhiri Penantian Australia

- Sport
Minggu, 16 Mei 2010 02:23 WIB
Tekad Webber Akhiri Penantian Australia
Monte Carlo - Tahun 1959 dalah terakhir kali pembalap asal Australia menjuarai GP F1 Monaco. Kini Mark Webber bertekad untuk mengakhiri "puasa" selama lebih dari setengah abad itu.

Jack Brabham menjadi pembalap terakhir asal Negeri Kanguru yang sukses menjadi yang terbaik di GP Monaco. Memperkuat tim Cooper-Climax, Brabham sukses menjadi yang terbaik usai menyelesaikan 100 putaran dengan catatan waktu 2 jam 55 menit 51,3 detik.

Setelahnya lebih dari setengah abad lagu kebangsaan Australia tidak berkumandang di Monte Carlo. Kini kesempatan Negeri Kanguru untuk kembali berjaya di GP Monaco terbuka, usai Mark Webber sukses meraih posisi start terdepan untuk balapan hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pembalap Red Bull itu juga menjadi pembalap pertama asal Australia yang berhasil menduduki pole position setelah Brabham meraihnya di tahun 1967.

"Saya tidak akan berada di sini tanpa Jack Brabham. Jack merupakan legenda yang luar biasa dalam olahraga ini, dan dia sangat menginspirasi saya selama beberapa tahun ini dan sejak saya menjalani rangkaian balap di Eropa," ujar Webber seperti dikutip dari situs resmi F1.

"Saya merasa terhormat bisa duduk di pole position hari ini. Namun jelas bila besok saya bisa menyamai Jack, maka itu akan menjadi salah satu hal cemerlang dalam karir saya."

"Meski begitu saya masih harus melalui balapan selama dua jam. Tapi memenangi balapan merupakan hal yang mungkin. Saya tidak sedang bermimpi, namun terima kasih sudah mengingatkan saya tentang Jack. Saya bakal sangat senang bila bisa menyamainya," pungkas Webber.

(nar/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads