Schumi berhasil menyelesaikan GP Monaco dengan finis di posisi enam. Namun hasil tersebut kini diinvestigasi steward karena pembalap Jerman itu dicurigai menyalip Alonso saat safety car masih berada di lintasan.
Insiden di tikungan dan lap terakhir Sirkuit Jalanan Monaco itu sebelumnya diklaim sah oleh Schumi. Sang driver menyebut kalau sudah ada pesan yang menyebut lintasan bersih, yang berarti aksi menyusul pembalap di depannya boleh dilakukan lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami diberi tahu sebelum akhir balapan kalau safety car sudah masuk kembali. Tak ada instruksi kalau balapan akan diselesaikan di bawah safety car, jadi segera setelah mendapat instruksi seperti bahwa 'safety car masuk di lap ini' di pukul 15:51 (waktu setempat) kami menganggap balapan dimulai lagi," beber Brawn di Autosport.
Aturan F1 dengan tegas melarang pembalap melakukan overtaking saat safety car tengah berada di lintasan. Balapan GP Monaco sendiri sepertinya akan tuntas dalam kawalan safety car menyusul kecelakaan yang melibatkan Jarno Trulli dan Karun Chandhok empat lap sebelum race tuntas.
Namun Brawn berargumen kalau di musim 2010 ini ada aturan baru yang memperbolehkan dengan syarat, melakukan overtaking di lintasan finis/start meski masih ada safety car.
"Ada regulasi baru musim ini yang mengatakan kalau Anda bisa menyalip saat berada di antara safety car dan lintasan start/finish. Pada 15:52 kami diberi tahu kalau lintasan bersih dan pada 15:53 chequered flag dikibarkan. Jadi, dari instruksi yang kami dapat dari FIA, safety car masuk garasi di lap terakhir tapi itu tak berarti balapan berakhir di bawah safety car."
"Itu adalah perbedaan yang penting dan kami menginformasikan pada pembalap kami kalau mereka masih bisa membalap saat berada di antara jalur satu safety car dan lintasan start/finis," pungkas Brawn. (din/nar)
