Pede, Red Bull Cuma Takut Alonso & Hamilton

Pede, Red Bull Cuma Takut Alonso & Hamilton

- Sport
Kamis, 20 Mei 2010 18:05 WIB
Pede, Red Bull Cuma Takut Alonso & Hamilton
Jakarta - Di tengah sengitnya persaingan F1, Penasihat Tim Red Bull Helmut Marko memulai psy war. Dia mencoret para pembalap lain karena ancaman untuk 'Banteng Merah' musim ini cuma Lewis Hamilton dan Fernando Alonso.

Selewat enam seri balapan Red Bull bertengger di puncak klasemen, baik konstruktor mau pun pembalap. Kalau di klasemen konstruktor Red Bull punya 156 poin, unggul 20 poin dari Ferrari yang ada di posisi dua, di klasemen pembalap dua pembalapnya, Mark Webber dan Sebastian Vettel, bertengger di pucuk dengan torehan angka setara, 78 angka.

Setelah digadang-gadang sebagai salah satu tim unggulan, boleh jadi musim inilah kesempatan terbaik Red Bull benar-benar jadi jawara 'Jet Darat'. Apalagi kombinasi Webber-Vettel sudah menghasilkan tiga podium pertama, setengah dari seri balapan sejauh ini, yang adalah kombinasi terbaik di antara tim lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasil di seri-seri sebelumnya tak ayal mencuatkan harapan dan kepercayaan diri tinggi di kubu Red Bull. Namun, ada dua lawan yang dinilai bisa jadi bantu sandungan mereka jadi jawara musim ini.

"Ada dua orang yang kami khawatirkan dalam mengejar titel juara dunia. Mereka adalah Fernando Alonso, karena dia sedang dalam puncak performa, dan Lewis Hamilton," ceplos Marko di ESPN F1.

"Kami tak terganggu dengan apa yang dilakukan oleh para pembalap lain," lanjut dia seperti meremehkan para rival lain.

Kepercayaan diri Marko itu bukannya tanpa alasan karena dia mendasarkannya pada kenyataan di enam seri sebelum ini. Selain sudah memenangi tiga balapan, sebagaimana dipaparkan sebelumnya, duo Red Bull juga sudah menyapu bersih posisi pole sejauh ini.

"Dengan paket yang kami miliki, kami jelas membidik titel musim ini dan juga musim-musim selanjutnya. Kami memiliki orang-orang yang dibutuhkan dan peralatan yang diperlukan untuk beradaptasi dengan perubahan."

"Kami juga punya mobil pemenang musim 2008 dan 2009, jadi Anda tak bisa bilang ini kebetulan karena kami sudah punya mobil top tiga musim beruntun," pungkas Marko.


(krs/mrp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads