Button: Cekcok Red Bull Keuntungan McLaren

Button: Cekcok Red Bull Keuntungan McLaren

- Sport
Selasa, 01 Jun 2010 17:24 WIB
Button: Cekcok Red Bull Keuntungan McLaren
Jakarta - Kubu Red Bull tengah dilanda krisis karena perselisihan yang melibatkan kedua pembalapnya. Driver McLaren, Jenson Button menilai kejadian itu justru bisa menguntungkan timnya.

Balapan di Turki akhir pekan lalu menyisakan pertengkaran di tubuh Red Bull. Tim 'Banteng Merah' berpeluang meraih tiga kemenangan beruntun setelah di dalam lomba Mark Webber dan Sebastian Vettel berada di posisi satu dua hingga sepertiga akhir race.

Sontak hal itu musnah akibat senggolan di antara dua penguasa lomba itu. Vettel terpaksa out, sedangkan nasib Webber jauh lebih baik karena masih bisa melanjutkan lomba dan finis di urutan ketiga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara McLaren menjadi pihak yang diuntungkan di dalam lomba ini. Dua pembalapnya, Lewis Hamilton dan Jenson Button berhasil finis satu-dua setelah sebelumnya terus berada di belakang para pembalap Red Bull.

Hingga kini perselisihan Webber - Vettel belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Button mengaku timnya bisa mengambil sisi baik insiden ini di balapan selanjutnya yang akan digelar di Kanada, 13 Juni.

Apalagi musim ini Red Bull menunjukkan dominasinya. Dalam tujuh balapan terakhir tim berlambang Banteng Merah itu selalu menguasai pole dan kini menempatkan Webber sebagai pemuncak klasemen pembalap.

"Saya tidak tahu apa yang akan terjadi (di antara Vettel dan Webber). Apakah mereka akan saling mencium dan berbaikan di balapan selanjutnya di Kanada.," ungkap juara bertahan ini dikutip Telegraph.

"Tapi jika mereka tidak melakukannya itu berarti mereka tidak akan banyak saling tukar informasi. Kemungkinan, saya tidak tahu bagaimana mereka bekerja disana," tutup Button.

Button kini menempati urutan dua klasemen dengan koleksi 88 angka, terpaut lima angka dari Webber. Sedangkan Hamilton mengekor di urutan tiga dengan nilai 84.

(key/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads