Sebelum lomba, kontroversi sudah meliputi Red Bull saat tim asal Austria itu memutuskan untuk memberikan sayap depan Webber untuk rekan setimnya, Sebastian Vettel.
Kejadian ini kontan memicu isu lama tentang favoritisme Red Bull kepada Vettel. Namun di dalam lomba, Webber 'membalas' dengan menyalip Vettel di tikungan pertama dan memenangi lomba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini seperti perjanjian dengan karma, yeah," imbuh Webber, kali ini di konferensi pers seusai balapan, sebagaimana yang diwartakan oleh BBC.
Dengan kemenangan ini, Webber telah mengoleksi 128 poin dari 10 balapan yang membuatnya duduk di peringkat tiga klasemen pembalap. Sedangkan Vettel akhirnya cuma finis di posisi delapan dan mendapat tiga poin.
(arp/key)











































