Dengan poin dikumpulkan 133, Button kini masih bertengger di posisi dua klasemen pembalap. Namun selisih 12 poin dengan Lewis Hamilton di urutan teratas tak membuat driver Inggris itu, puas karena dia kini justru sedikit was-was.
Sebabnya adalah hasil buruk yang dia dapat di dua sesi kualifikasi terakhir. Setelah cuma bisa memulai balapan dari urutan tujuh di GP Eropa, mantan pembalap Honda itu gagal menembus Q3 di kualifikasi GP Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak mau hasil tersebut terulang, yang akan membuat perolehan poinnya berpotensi disusul lawan, Button menargetkan menjalani sesi kualifikasi yang lebih baik pada balapan akhir pekan ini.
"Setelah dua kualifikasi yang mengecewakan di Valencia dan Silverstone, target saya akhir pekan ini adalah membuat hidup saya lebih mudah di hari Sabtu, Jadi saya bisa memaksimalkan performa saya pada hari Minggu tanpa harus menyusul banyak mobil di awal lomba," sahut Button seperti dikutip dari Skysports.
Di lintasan sepanjang 4,574 km itu, Button sesungguhnya pernah dapat hasil bagus saat memulai balapan dari posisi belakang. Pada tahun 2004, dia bisa menyentuh garis finis di posisi dua meski memulai race dari posisi 13.
"Pengalaman paling berkesan yang saya rasakan di Hockenheim adalah tahun 2004, saat saya cuma dapat posisi start 13 dan menjalani balapan sebelum akhirnya finis di posisi kedua - Jadi itu tak terlalu sama dengan apa yang saya dapat di Silverstone pekan lalu."
"Serius, saya menikmati membalap di Hockenheim. Saya merindukan lintasannya yang panjang, lintasan yang lurus, yang menjadikannya sirkuit permulaan saya di ajang F1. Itu sungguh unik," tuntas Button.
(din/roz)











































