Kecuali pada seri pembuka di Bahrain, Ferrari gagal bersaing dengan McLaren Mercedes dan Red Bull. Saat duo Lewis Hamilton-Jenson Button serta pasangan Sebastian Vettel-Mark Webber gantian naik podium teratas, Felipe Massa dan Fernando Alonso lebih sering bertarung di papan tengah.
Pada balapan terakhir di GP Inggris, Alonso dan Massa malah 'kompak' dapat hasil buruk dengan masing-masing menuntaskan balapan di urutan 14 dan 15. Kondisi yang membuat tim asal Italia tersebut makin tertinggal jauh dari dua pesaing utamanya itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski sejauh ini belum mendapat kepuasan atas hasil timnya, Domenicali tak pesimistis memandang peluangnya di sembilan balapan tersisa. Bermula dari Hockenheim akhir pekan ini, dia menjanjikan kebangkitan tim 'Kuda Jingkrak'.
"Banyak yang bilang kalau setelah masuk (musim balap) mobil tak akan mengalami banyak perubahan. Itu tidak benar. Tekanan yang datang pada tim ini tak bisa dibandingkan dengan yang diterima Red Bull, McLaren atau Mercedes."
"Hingga akhir tahun, mobil ini akan terus berkembang di setiap balapan. Kalau saya tak percaya akan hal itu (comeback Ferrari), lebih baik saya mencari pekerjaan baru saja," tuntas dia. (din/nar)











































