Di GP Inggris, Webber memang sangat marah kepada timnya karena sebelum kualifikasi hari Sabtu, Red Bull memasang hidung mobil Webber untuk rekan setimnya, Sebastian Vettel. Aksi itu kontan menyeruakkan tudingan 'anak emas' di kubu 'Banteng Merah'.
Webber lantas menerjemahkan kemarahannya itu dengan menjuara lomba lewat cara yang brilian. Saat mobilnya menjejak garis finis, Webber berseru lewat radio: "Tak buruk untuk seorang pembalap kedua."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak merasa menyesal. Sebagai atlet --itulah kenapa kita semua di sini--, itulah olahraga. Hal-hal seperti itu terjadi dalam momen panas seperti itu," kata Webber di Autosport.
Webber bahkan menyebut bahwa seharusnya ia mengucapkan kata-kata yang lebih kasar. Bukan apa-apa, pasalnya kata-kata kasar akan membuat ucapannya tidak ditayangkan di televisi sehingga tidak bisa didengar semua orang.
"Saya harusnya bicara lebih kasar di transimisi radio karena mungkin jadinya tidak disiarkan. Tapi saya saat itu berkata sopan sehingga tayang dan tambah banyak orang yang mendengarnya," tuntas pembalap asal Australia itu.
(arp/krs)











































