Beberapa hari lalu dalam gelaran GP Jerman, Massa, Fernando Alonso dan Ferrari dianggap melakukan tindakan yang mencederai sportivitas F1. Dalam posisi memimpin race, Massa sengaja melambatkan kendaraannya untuk memberi jalan pada Alonso yang akhirnya duduk di podium pertama.
Bukan cuma pesaing-pesaing Ferrari yang melontarkan kritikan keras terhadap kejadian tersebut. Media di Inggris dan Italia juga menyerang aksi team order, yang sejatinya memang dilarang oleh FIA. The Prancing Horse kemudian dinyatakan bersalah dan dapat denda.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Di Jerman kami menghasilkan kerja tim yang hebat dan jika orang bertanya kenapa Ferrari beberapa pekan sebelumnya selalu mengatakan F10 telah mengalami perkembangan besar, mereka mendapat jawabnya di Hockenheim," tegas Massa seperti dikutip dari ESPNF1.
"Tapi itu tak berarti kami bisa bersantai, karena akan ada perkembangan baru di akhir pekan ini dan hasil pekan kemarin adalah motivasi buat semua orang untuk terus berusaha lebih keras seiring momentum yang ada, terus berkembang dari satu balapan ke balapan lain," lanjut dia.
Hungaria lebih banyak meninggalkan cerita buruk buat Massa sepanjang karirnya di F1. Selain kecelakaan maut yang nyaris merenggut nyawanya musim lalu, Massa sama sekali belum pernah naik podium di sana. Raihan terbaiknya di lintasan sepanjang 4,381 km itu adalah posisi tujuh di tahun 2002 dan 2006.
"Ada alasan untuk optimistis di akhir pekan ini, termasuk fakta bahwa Bridgestone membawa ban super-soft dan medium yang selalu cocok dengan F10, jadi mungkin kami akan memiliki balapan yang sangat kompetitif," tuntas Massa.
(din/roz)











































