Hamilton gagal menambah poin di GP Hongaria akhir pekan kemarin akibat mengalami kerusakan pada mobilnya. Ini merupakan kali kedua pembalap asal Inggris itu gagal mendapatkan poin pada musim ini setelah sebelumnya di GP Spanyol.
Kegagalan ini membuat posisi Hamilton disalip oleh Mark Webber di klasemen sementara. Meski begitu juara dunia tahun 2008 ini masih belum terlempar dari perebutan titel tahun ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tujuh balapan tersisa akan sangat berat. Kami ibarat tergantung pada benang tipis saat ini," ujar dia di Reuters.
"Musim ini memang masih jauh dari akhir. Namun peristiwa DNF (gagal finis) seperti yang kami alami sementara kami masih dalam pertarungan perebutan gelar, itu jelas merupakan sesuatu yang serius. Jelas ini bukan sesuatu yang dianggap enteng. Ini merupakan kasus yang harus membuat kita mengerahkan segala hal yang kita miliki, menyangkut pengetahuan, sumber daya yang ada dalam tim, dan lebih bersatu daripada biasanya."
Perasaan 'pesimistik' pembalap 25 tahun itu terkait dengan mantapnya performa duo Red Bull yang menjadi pesaingnya dalam perebutan gelar. "Jika mereka terus tampil seperti saat ini, kami benar-benar tak punya harapan lagi," lugas Hamilton.
Ia merujuk kepada keberhasilan tim yang digawangi Sebastian Vettel-Mark Webber itu 11 kali mendapatkan posisi start terdepan dari 12 balapan sejauh ini.
Meski terkesan 'pesimistik', Hamilton mengatakan dirinya tetap yakin bahwa tim bakal melakukan yang terbaik.
"Mungkin lebih baik peristiwa ini terjadi sekarang. Kami punya waktu untuk melakukan evaluasi, tarik napas, dan berkata 'oke' untuk mengatasi situasi ini. Sebab ketika Anda berada dalam situasi yang penuh ketegangan, maka akan ada beberapa hal yang bakal hilang," tutup dia.
(nar/rin)











































