Hamilton, yang memimpin klasemen pembalap di mayoritas jalannya musim ini, harus kehilangan posisi tersebut akhir pekan lalu setelah gagal meraup angka di GP Hongaria. Posisinya di pucuk klasemen diambil alih Mark Webber, si pemenang balapan saat itu.
Belakangan Webber, bersama Sebastian Vettel yang merupakan rekannya di Red Bull, memang tampil prima. Apalagi RB6 yang jadi andalan tim tersebut juga acap dinilai sebagai 'Jet Darat' tercepat musim ini. Namun, Hamilton pede McLaren bisa memangkas ketinggalan di jeda musim saat ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan kejuaraan yang sangat ketat, ini adalah waktu yang tepat untuk sebuah jeda. Imbasnya, kami nanti akan melanjutkan musim ini bagaikan di awal musim saja, dengan segalanya dipertaruhkan dan tak ada selisih besar di antara tiga tim teratas. Ini benar-benar menarik!" lanjut pembalap Inggris itu.
Hamilton kian percaya diri bisa memangkas ketinggalan dari para pembalap Red Bull karena meyakini bahwa di sisa musim yang ketat, pengalaman yang dimiliki McLaren dan dirinya sendiri akan berperan penting. Faktanya, Red Bull dan kedua pembalapnya memang belum pernah mencicipi sukses tertinggi sehingga relatif kurang berpengalaman.Β
"Tentu saja Vodafone McLaren Mercedes sudah pernah ada di sini, kami tahu bagaimana caranya menang dan kami akan melakukan segalanya untuk memastikan kami sepenuhnya kompetitif saat kompetisi dimulai lagi di akhir bulan."
"Saya bahkan sudah tak sabar menunggu balapan Spa dimulai. Saya harap itu dihelat pekan depan!" tegas juara dunia 2008 tersebut.
(krs/din)











































